August 29, 2010

Arrivederci Signor Pablo


Burung hantu kurang disukai di Indonesia, karena banyak cerita-cerita mistis hingga mitos dapat mendatangkan energi buruk. The owl of Athena atau Glaukus merupakan nama dalam Greek mythology yang melambangkan kebijaksanaan karena itu sering digambarkan Athena selalu membawanya.

Saya pernah berteman dengan salah satunya, namanya Pablo dan jenisnya adalah TYTO ALBA. Tidak banyak yang mengetahui cerita kita.  Yang selalu saya ingat darinya adalah ketenangannya tetapi menurut saya dia cheerful karena suka menari-nari tiba-tiba ke kanan ke kiri. Dia selalu menemani saya melewati malam yang panjang  karena banyak kesamaan diantara kita. Kita suka mengobrol lepas dengan bahasa spanyol. “Heyy el locooo Pablo, contiamoo lei manjaaaree???” itu salah satu kata-kata yang sering saya lontarkan kepadanya dengan nada sangat bersemangat.

Muka Pablo datar, sehingga apa yang nampak diluar belum tentu sama dengan yang di dalam. Orang bila belum mengenalnya akan ragu-ragu untuk memegangnya walaupun dia sangat ramah. Terkadang jika kesal, dia menggigit  paruh atas dan paruh bawahnya hingga menimbulkan bunyi “tak, takk.” Saya selalu mendengar bunyi tersebut berubah menjadi kata “Ah.” Singkat tapi maknanya didalam, karena kesal hingga tidak dapat berkata apa-apa lagi dan yang keluar hanyalah “Ah!” tapi untungnya Pablo gampang memaafkan, hanya dengan mengelus mukanya dia akan langsung melupakannya

Hingga pada suatu hari kita berdebat suatu hal yang sangat prinsipil, yaitu cara Pablo makan.  Pablo suka makan anak ayam hidup-hidup dan hal tersebut ditentang banyak orang. Saya mendengarkan pendapat orang-orang tersebut hingga kami bertengkar dan Pablo saya paksa memakan daging mentah. Saya terlalu keras kepada diri saya dan dia, begitu juga dia sangat keras kepada saya. Tidak pernah tercapai jalan tengah untuk masalah ini hingga 3 hari waktu berlalu dan dia meninggalkan saya.

Tidak banyak yang mengetahui kemana Pablo pergi. Walaupun dia hidup dengan saya tetapi sebenarnya dia punya seseorang. Pablo belongs to someone dan saya terlalu takut untuk jujur kepadanya bahwa Pablo pergi untuk selamanya.

Banyak hal yang saya pelajari setelah Pablo pergi. Walaupun dia keras kepada saya tetapi dia tidak keras kepada dirinya maka itu dia lebih memilih untuk pergi. Dia juga mengajarkan saya bahwa tidak ada pengorbanan yang sia-sia, termasuk pengorbanannya.

Walaupun dia menderita tapi dia berhasil membuat saya sadar. Karena Pablo telah berkorban untuk saya, jadi tidak ada salahnya saya berkorban untuknya. Paling tidak saya berusaha merelakan pengorbanan yang telah saya lakukan untuknya.


Though we’re in other dimension apart, i'll keep you close beside me.

Sometime i met  you in my dreams and it’s more than enought for me to reminisce how beautiful my life.


I believe someday we’re gonna meet in the same dimension and live together forever as a happy family.

Goodnight Pablo. =)
R.I.P Signor Pablo Maliacho
You belong to Lady aThena


August 26, 2010

Masih banyak ikan di lautan?


Banyak orang normal mengatakan “masih banyak ikan di laut”. Klise,tapi sebenarnya ikan seperti apa yang banyak di laut?

Memang masih banyak ikan dilautan, tetapi setiap jenis ikan memiliki nilai tersediri. Ikan Tuna,  karena jumlahnya yang banyak menangkapnya pun dengan jaring. Dan terkadang nasibnya berujung pada industri ikan kalengan.

Dalam kompetisi memancing, ikan Marlin merupakan ikan yang sering diperlombakan. Banyak orang yang menyukainya, selain karena rasanya enak mendapatkannya juga penuh perjuangan. Memancingnya membuang banyak energi, butuh keahlian yang memadai, serta kesabaran. Walaupun terkadang pada saat mendapatkannya hanya menjadi kepuasan tersendiri. 

Seperti Clownfish, ikan itu sangat menarik untuk dilihat, tetapi apakah ada orang yang mau memakannya? Untuk beberapa orang melihat ikan tersebut berenang-renang sudah cukup.

Dan yang menjadi favorit saya adalah ikan lentera a.k.a lantern fish. Tidak semua orang memperhatikannya karena dia berada di laut lepas yang dalam. Mendapatkannya pun tidak bisa dengan cara dipancing atau dijaring,  harus dengan usaha yang ekstra seperti menyelam ke dasar laut.  Walaupun di laut dalam sangat gelap, dia tetap terlihat berbeda dengan cahaya yang selalu bersinar.

Ikan-ikan tersebut pasti memiliki  instinct. Menikmati berenang lepas dilautan, melawan jika terpancing, dan mengikuti arus pada waktunya. Tapi sedapat mungkin mereka lepas dari pancingan. Yang tidak realistis adalah apakah mungkin ada ikan yang baru terlepas dari kail pancingan justu langsung memakan umpan di pancingan lain?  Entah dengan alasan umpan yang disukainya atau pancingan yang tepat.

Aha! Mungkin itu hanya lele sawah yang memakan segalanya, dan jauh dari klasifikasi diatas. =)

August 15, 2010

Old fashioned Guy


 Old fashioned guy will always be an old fashioned guy. The guy who act like an old man, stand  for his principles and simple. Old fashioned guy basically is a lovers, but most of them couldn’t  express what they feel on the right way.

Respectfull  about relationship, even the other people relationship. When he likes some lady, the real old fashion guy never straight asking about the ladies relationship status, for him that isn’t a proper question. No one of old fashioned guy fancied the lady who’s with someone, including  unfinished relationship with someone. That’s the different between old fashioned guy with ordinary guy, he’s uphold his Principles.

Old fashioned guy always interest with ordinary lady who's different. The lady who act like a ladies but adventurous inside. Dont have to be a beautiful make up lady but naturally charming. No sexy dress but a plain t-shirt. Marriage for sex, not having sex before marriage. The lady who want to have a cheap dinner at shore not a fine dining. Always dreaming about lady who sleeps early at night and see sunrise in the morning. The lady who stays at home reading a book just to preserve her dignity, but easy going. 

Are those ladies been described are real? Or maybe old fashioned guy aren't realistic? Basically, old fashioned guy just an ordinary guy with an extraordinary  thought. If youre one of them, you dont have to change your thought.  Because someone who’s fit to you will always waiting for you. Or you want to be realistic and get a cheap B? Who like a monkey swinging from one branch to another branch. Ah

August 11, 2010

...

"I believe that everything that you do bad comes back to you. So everything that I do that's bad, I'm going to suffer from it. But in my mind, I believe what I'm doing is right. So I feel like I'm going to heaven." -Tupac Shakur-

August 04, 2010

Bunaken, Manado




From one B to another B.
Sometime i feel there are no different between one B with another B.
What kind of journey i've been through.
What the different between one B with another B.
Cheap B open to all visitors and there's no interlude time from one visitor to another visitor.
Even worst they could go to that B at the same time.
Special B is like a private B, just open for extraordinary visitor and it took some times to wait the special visitor come.
I realised, is not what B you've been through but.. with who? Because B.. they come and go. And im on my way to the Special B, K Island.  
Ssssgooooo to the B! B!! - r b perdana -

July 12, 2010

..

I know it seems hard sometimes. But remember one thing..
After the dark night there is a bright day after that. So no matter how hard it get.
Stick your chest out, keep ya head up and handle it! Me against the world. I got nothin' to lose - Tupac Amaru Shakur

June 27, 2010

Suck the pain

Nestapa ada karena perbuatan. Tetapi haruskah nestapa di berikan dalam keadaan apapun.
Balasan adalah nyata, hanya pada waktu yang tidak pasti. Waspada lebih utama dari lalai. Menghargai terkadang dilupakan, hanya berusaha mendapat yang lebih. Ada yang benar belum tentu ada yang salah,satu tujuan dengan cara berbeda.

Datang di masa lalu, pergi di kemudian hari. Tidak ada kesempatan di hari ini.  Memulai untuk di ahiri, pengalaman menjadi alasan klasik.

2 kesempatan atau kesempatan ke 2?
Mengambil kesempatan atau kesempatan memperbaiki?

Kesempatan bagian dari hidup. Memberi atau mengambil. Memberikan kesempatan pada diri sendiri bukan meminta. Memaafkan diri sendiri untuk merelakan. Walau terkadang hancur tanpa logika. Kejiwaan terganggu merubah sikap.  Tidur hanyalah memejamkan mata dan berusaha mengendalikan pikiran yang terlalu liar untuk dikendalikan. Waktu terus berlari meninggalkan. Terus berusaha mengejar ketertinggalan.

Emptiness made me spacey.

The journey haven't finished but the next destination is sorrow. 

June 26, 2010

perjalanan para nelayan

Terdapat 4 tipe nelayan yang selalu berlayar bersama di laut lepas. Pertama adalah seorang nelayan yang sedang berlayar dan selalu membawa aquarium lengkap dengan ikan didalamnya. Padahal ia pergi untuk mencari ikan.
Kedua adalah nelayan yang selalu berusaha mencari banyak ikan dilaut lepas tetapi selalu menyiapkan seekor ikan berenang-renang di jaringnya sebagai persediaan.
Ketiga ialah nelayan yang berusaha mencari ikan tetapi ia sebetulnya hanya mencari satu ikan yang pernah ditangkapnya tetapi lepas.
Dan nelayan yang terahir adalah nelayan yang hanya mencari ikan di laut lepas tanpa terpaku pada ikan apa yang ingin didapatnya. Nelayan-nelayan tersebut sibuk mencari ikan dengan membicarakan strategi-strategi yang efektif, tetapi tanpa disadari yang mereka lakukan hanyalah membicarakan strategi saja sehingga lupa untuk menebar jaring.
Pada saat jaring di tebar, ternyata jaring-jaring tersebut sudah bolong dan lapuk sehingga tidak ada seekor ikanpun yang terjaring.

Pada ahirnya masing-masing nelayan tersebut mendapatkan hasil tangkapan mereka masing-masing. Nelayan pertama walaupun tidak mendapat ikan, dia tetap memiliki ikan yang disimpan dengan baik di aquarium.
Nelayan kedua walaupun menyimpan ikan di jaringnya, pada ahirnya ikan tersebut kembali ke laut lepas karena dia lupa memeriksa keadaan jaringnya sehingga tanpa disadari jaringnya tersebut sudah rusak. Hampir menjadi hal yang mustahil untuk mendapatkan kembali ikan tersebut karena ikan tersebut telah kembali ke laut lepas.sehingga pada ahirnya dia hanya bisa berharap ikan tersebut kembali dengan sendirinya.
Nelayan ketiga walaupun belum menemukan ikan yang pernah ditangkapnya, dia tetap merasa dekat dengan ikan tersebut. Karena bila berada di laut, ia merasa ikan tersebut tetap selalu bersamanya.
Dan nelayan yang terahir melakukan aktivitasnya sehari-hari, ada ikan yang didapat dan ada juga yang terlepas.

Walaupun terdapat 4 tipe nelayan, mereka tetaplah seorang nelayan. Berangkat melaut di saat langit gelap, dengan modal keyakinan dan harapan yang selalu menerangi jalan mereka. Mereka yakin dapat melewati segala rintangan untuk mencapai laut lepas(yang mereka sendiri tidak pernah tahu ada apa didalamnya) dan berharap mendapatkan ikan. Berharap adalah hal yang sangat sulit, karena belum tentu semua orang berani berharap. Butuh kesabaran dan usaha yang konsisten terhadap suatu hal yang tidak pasti.

Dalam keadaan gelap dan dingin, mereka bertahan karena mereka tahu bahwa setelah ini.. Akan terbit matahari yang segera membalikkan keadaan.

Hope, effort, and believe aren't perfect without one beautiful word.. Destiny -rbp-

December 25, 2009

Taman Nasional UJUNG KULON

Perjalanan menuju ujung kulon menghabiskan waktu sekitar 4.5 jam dari jakarta. Dari jakarta menuju tol arah merak lalu keluar tol serang-pandeglang-labuhan-sumur dan tidak jauh dari situ kita akan sampai di taman nasional ujung kulon. Ujung Kulon merupakan salah satu tempat wisata yang memiliki potensi bagus, tetapi kurang dilirik orang-orang. Disamping masih sulit dijangkau karena perjalanan yang cukup melelahkan, promosi untuk daerah ini juga kurang.
Ada beberapa pulau di sekitar ujung kulon yang seharusnya menunjang kawasan ini menjadi kawasan wisata yang sangat menjanjikan. Seperti Pulau Peucang dan Pulau Panaitan merupakan pulau-pulau yang tidak kalah indah dengan Bali. Bila tidak cukup waktu untuk menyeberang ke pulau-pulau tersebut, menelusuri taman nasional ujung kulon sudah lebih dari cukup. Berenang di sungai jernih yang airnya mengalir langsung ke laut atau hanya berjalan dipantai yang landai. Perjalanan menuju kesana melelahkan tetapi sangat menyenangkan, disaat trekking disuguhkan pemandangan yang berbeda-beda mulai dari menyusuri hutan hingga kembali lagi menyusuri pantai.
Jika ada waktu luang, kurang lengkap rasanya bila tidak menjelajahi lebih dalam kawasan yang menjadi taman nasional ini. Menyewa kapal sendiri menuju pulau peucang menjadi pilihan saya. Karena kapal disewa selama 3 hari, jadi saya dapat berhenti dimana saja dan mengatur perjalanan ini sesuai dengan yang saya inginkan. Perjalanan 3 jam menuju Pulau Peucang saya sela sejenak untuk berhenti di sebuah pantai belum tersentuh yang saya lewati. Setelah kapal berhenti, saya menyempatkan diri untuk snorkeling dan menghabiskan sore ini dengan melihat sunset di atas kapal.
Esok paginya perjalanan diawali dengan trekking di wilayah cibom untuk melihat satwa liar yang sedang mencari makan. Walaupun wilayah ujung kulon sangat terkenal dengan satwa badak, tetapi sulit sekali untuk melihat badak secara langsung di wilayah seluas ini. Seorang tour guide bercerita kepada saya, bahwa selama 10 tahun dia bekerja hanya pernah 2 kali melihat badak bercula 1 yang menjadi ciri khas wilayah ini. Melihat beragam satwa dan fauna serta berenang di sungai-sungai jernih yang terdapat di dalam hutan merupakan kegiatan yang efektif untuk menghilangkan rasa lelah saya. Sore harinya saya menuju tanjung layar hanya untuk melihat sunset di atas-atas batu besar yang menghadap langsung ke samudera hindia. Setelah matahari terbenam saya kembali ke penginapan untuk makan malam, yaitu beraneka ragam seafood yang diperoleh dari awak kapal. Penginapan disini beragam mulai dari Rp.200rb hingga jutaan rupiah. Hal lain yang penting adalah membawa persediaan makanan atau paling tidak menyewa tourguide dengan tarif Rp.50rb per hari untuk membantu perjalanan anda selama disini.
 Perjalanan kali ini diahiri dengan menuju Pulau Handeleum yang searah dengan jalan pulang. Di pulau tersebut kita dapat menyewa canoe yang di kelola oleh taman nasional ujung kulon, untuk menyusuri sungai cigenter. Pemandangan yang unik dan jarang saya lihat terdapat disini, beberapa jenis ular seperti ular python terlihat melilit di ranting-ranting pohon.

Dahulu penduduk sekitar sini, sering berburu badak untuk diambil culanya. Tetapi kegiatan itu berhenti dengan sendirinya, karena mereka kerap kali di “kerjai” oleh aparat penegak hukum maupun pemerintah. Mereka sengaja dibiarkan untuk berburu badak, tetapi setelah badak berhasil diburu dan diambil culanya baru mereka ditangkap.  Bisa ditebak, hasil tangkapannya disita oleh aparat penegak hukum atau pemerintah dan sampai sekarang keberadaannya tidak jelas. Mirip seperti sekarang ini, penemuan harta karun yang bernilai ratusan milliar oleh orang asing. Setelah harta karun tersebut diangkat oleh orang tsb., pemerintah dengan mudah menggunakan kekuasaannya untuk menyita barang-barang tersebut. “Kehebatan” pemerintah belum berahir disitu, karena setelah disita barang-barang bersejarah tesebut dilelang. Apa bedanya jika barang tersebut ahirannya dilelang juga? walaupun dengan dalih pemerintah telah menyimpan sebagian barang bersejarah tersebut untuk negara dan yang di lelang adalah sisanya. Apakah benar mereka itu yang katanya putra putri terbaik bangsa Indonesia, dengan kebijakannya tadi masih dapat dikatakan mewakili perilaku bangsa ini?? ?